Maraknya kontes blog membuat teman-teman blogger giat belajar nembak keyword. Misalnya saja kontes
mengembalikan jati diri bangsa, kemudian kontes
www.gzon.us mencari pemilik, dan masih banyak lagi. Termasuk saya, sebelumnya saya tidak pernah berpikir tentang SEO, apalagi belajar nembak keyword, g ngerti lah. Tapi karena sekarang marak kontes SEO jadinya mau g mau saya harus melatih diri untuk nembak keyword. Cara mudah nembak keyword pernah saya paparkan pada postingan sebelumnya tentang
SEO itu Unik, tapi sayangnya tulisan saya itu sampai sekarang juga tidak terdeteksi jia..ha.ha..
Oh iya, tentang cara mudah nembak keyword akan saya paparkan disini ya :
1.
Cetak tebal - ini sudah menjadi turun-temurun dari nenek moyang, bahwa yang dicetak tebal itu merupakan keyword. Jadi usahakan keyword target dicetak tebal.
2.
Perkuat Keyword - untuk memperkuat keyword caranya dengan memberikan link ke postingan yang mengandung keyword tertentu, dan nama link ditulis dengan keyword, untuk hal ini saya pernah menuliskannya di
memperkuat kata kunci.
3.
Tulis Keyword 2-3 kali - tuliskan keyword 2 sampai 3 kali dalam satu postingan.
4.
Paragraf Awal Untuk SE Sisanya Untuk Pembaca - paragraf pertama sebaiknya berisikan keyword, dan paragaraf tersebut sebaiknya kita gunakan untuk optimasi keyword yang akan dibaca oleh SE. Paragraf berikutnya baru tulisan untuk manusia. Sebagai contoh saja paragraf SEO Friendly saya tulis dibawah :
Misalnya kita akan menembak keyword
Gadis Bandung 2009. Maka penulisannya paling tidak seperti ini :
Kontes Foto
Gadis Bandung sudah berlangsung sejak awal bulan Juli 2009.
Gadis Bandung sudah dikenal cantik dan seksi sejak lama. Awal tahun 2009, kontes
Gadis Bandung dimulai di Bandung. Bandung memang identik dengan Gadis yang cantik. Bahkan gadis sampul tahun 2009 juga berasal dari Bandung.
Dan seterusnya. Udah ah, sekali lagi, jangan percaya sama tulisan saya, semua ini hanya tulisan ngawur yang tidak jelas dan tidak punya dasar dan pedoman apapun. Sebenarnya cuma pengen ngasih dukungan aja buat
mengembalikan jati diri bangsa